Name:
Location: Surabaya, East Java, Indonesia

Smart

Monday, July 03, 2006

Karena Jemuran

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Judulnya aneh yach;-)
Pada saat bermukim di maktab di kota Mekkah al Mukaromah.
Kami berkesempatan untuk tinggal di hotel yang sangat bagus sekali.
Hotel itu merupakan maktab kami, dan baru pertama kali ditempati,
karena merupakan bangunan baru.
Warna hotel dari luar, merah muda. Kamar mandi sangat eklusive.
Tempat tidur empuk, dengan busa dan selimut semuanya serba baru.
Kami berlima berada diruangan itu. Ruangan dengan AC 2 buah, serta
Penghuni disesuaikan dengan tempat tidur yang tersedia

Dua ruangan ada dapur satu.
Ruangan disebelah kami diisi oleh 9 orang.
Memang lumayan lebih besar sih, tapi antara kedua ruangan ini penduduknya
sangat akrab sekali. ke 9 orang tadi adalah ibu-ibu diatas 40 tahun - 60 an lebih.
dan yang seruangan dengan aku 30-50 tahun.
Ruangan disebelah kanan kami, ada sekitar 7 orang.
Mereka kebanyakan para bujangan wanita juga.

Singkat cerita, kalau di maktab itu jemuran ada di lantai 9.
Nah berdasarkan pengarahan yang kami dapatkan, wanita tidak boleh pergi
kemana-mana sendirian, termasuk ke jemuran. Harus didampingi oleh Mahromnya.
Lalu ibu-ibu tidak habis akal, dimanfaatkanlah setiap ruang yang ada disekitar hotel.

Dibalik kamar kami ada lobang udara. Maktab hotel tengahnya kotak kosong.
Mungkin agar angin dari cendela tidak terlalu pengap, karena kami ada dilantai 1,
maka tempat itu kami gunakan untuk memasang tali untuk jemuran.

Cara jemurnya gimana?
Lewat Jendela, dan ditarik-tarik pake kapstok gitu;-)

Suatu kali, saya juga ikut berjemur pakaian disitu. Dan ibu-ibu diruangan saya ikut titip.
Eh gak tahunya kami diomelin oleh penghuni di ruangan sebelah.
Gak ngerti apa kesalahan kami, akhirnya teman saya memberi saran, udah aja gak usah
jemur disitu, jemur didalam ruangan ini aja dik.... dan ya dech.. diambil aja...
mungkin penduduk ruang sebelah tidak suka kami ikut-ikutan jemur disitu.

Dan, setelah itu kami beres masak segera pergi ke masjid.
Gak tahunya setelah pulang ke Masjid, baju-baju yang dijemur dijemuran tadi pada kehujanan semua. Baju kami selamat, karena sudah dimasukkan.
Dan kami segera mengambil hikmah, dari peristiwa tersebut.

Yah mungkin mereka tidak kenal dengan kita, seperti kata pepatah.
Tak kenal maka tak sayang;-)

Harusnya kami disana semua adalah saudara, saling berbagi, saling share, saling memberi.
Karena semua adalah karunia Allah swt.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

0 Comments:

Post a Comment

<< Home