Name:
Location: Surabaya, East Java, Indonesia

Smart

Sunday, January 15, 2006

Tragedi Seputar Ibadah Haji

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Reporternya telat bangun yach ;-)
Btw tentang Tragedi Seputar Ibadah Haji sebetulnya sejak tahun 1987 hingga saat ini
tidak ter-elekkan lagi.

Pemerintah Arab Saudi sudah mengupayakan, namun desakan dorongan semangat yang luar biasa
dari kaum muslimin sedunia yang rindu, rindu histeria untuk menuju ke haribaanNya.
Bayangkan saja, dengan lokasi yang teramat sempit, tumplek blek 2,5 juta orang berada disana.

Padang Arafah seperti halnya Rahim. Rahim seorang Ibu yang sebelum mengandung sangat
kecil sekali, segenggaman tangan, setelah mengandung bisa melar, bahkan anak yang dikandungnya
bisa terlahir dan bertambah besar-banyak dan dewasa.

Pada saat membaca dan mendengar berita tentang runtuhnya Hotel Rayahin yang berlokasi sekitar
200 mt dari sebelah Barat Masjidil Haram (dekat pasar seng), saya sudah punya feeling duch...
gimana nanti dengan Lempar Jumrah (*semoga tidak ada tragedi lagi, tragedi di tahun 2004*).
Seraya mengajak temen2 untuk turut mendoakan dengan email saya berturut2 3 kali, sehingga
kita semua menjadi tahu apa-apa yang terjadi disana.

Tragedi di Jamarat di tahun 2004 yang lalu, belon saya ceritakan dan mungkin waktu itu sengaja
saya gak cerita demi menjaga stabilitas keamanan dan spiritual temen2 yang sempat baca tulisan saya ini.
Dan juga kalau mau cerita, Tragedi di Raudhah tak kalah mencekam, yang selalu terjadi dan tak terhindarkan.
Berangkat Sehat, lalu dipanggil Allah swt sekalian disana.

Bagaimana ????
Takut ???????

Oh.. Jangan... Teman
Jangan Takut duluan, denger cerita saya dulu ;-)

Sensasi... yang mencekam...
itulah hari-hari berada di Mekkah............
sehingga kita harus selalu senantiasa Takbir, Tahmid, Tahzim
Sifat-sifat asli kita akan keliatan semua disana, diperlihatkan oleh Allah swt dan
sekaligus Allah swt memperingatkan, hayooo ojo ngono... nek ngono akibate iso ngene...
dan diperlihatkan secara langsung, bahkan bukan terhadap kita sendiri, tapi juga diperlihatkan
oleh orang lain yang mendapatkan hidayah untuk menyaksikannya.

Walaupun Eker-Ekeran sesuatu untuk membela kebenaran, misalnya ???
akan ditunjukkan ama Allah swt, bahwa membela kebenaran itu dengan cara yang baik,
jangan pake eker-ekeran apalagi jadi gak suka ama temannya.

Solusinya Segera Taubat, agar Allah swt mengampuni kita
selalu saja setiap hari terjadi seperti itu.

Skarang simak tulisan saya dibawah ini.
Ada seorang jamaah yang berkata pada temannya, "Mekkah iku gak tahu udan yo..."
langsung dalam beberapa waktu yang gak lama, Mekkah langsung hujan dan Banjir....
Membuat terbengong-bengong kan ? disitu terlihat pemandangan bahwa kalau Mekkah banjir itu
banyak orang yang susah, kesulitan akan pergi ke Masjidil Haram itu udah jauh, trus banjir trus
masa uda sampai Mekkah koq sholatnya di Maktab, gak di Masjidil Haram..
Ya.. seperti itulah, bahwa si orang tsb langsung bisa mengambil hikmahnya, dalam sekejab...

Takut ? Khawatir ? Belon Siap ?
Hmmm, Jangan Takut Sobat...
kalau di awal kita sudah di'ajari' ama Allah swt, akan perbuatan kita yang tidak baik.. Tentunya
kita akan sangat bersyukur, bahwa itu merupakan pendidikan ROhani secara Langsung dari Allah swt
beserta PasukanNya.

Ok... bersambung yach..(*email ini kayanya udah terlalu panjang hehe*)

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

0 Comments:

Post a Comment

<< Home