Name:
Location: Surabaya, East Java, Indonesia

Smart

Wednesday, January 18, 2006

Sa'i

Setelah Thawaf itu kita menuju Shofa dan Marwah, kita melalui bukit tsb dengan lari-lari kecil.
Ditempat ini, tidak kalah serunya (*seru banget*) sehingga menimbulkan kepasrahan yang teramat dalam,
terhimpit diantara ribuan manusia, diseruduk, diinjak kakinya hingga keserimpet, kejongkrok dll, ....
harus dihadapi dengan penuh kesabaran dan keridhoan yang luar biasa.

Sesampai di bukit Shofa, aku ikutan naik bukit bersama temanku yang sepasang suami istri
(kali ini suami istri tsb adalah anggota Polisi, yang sangat amat berani).
Duh... terlalu nekat kalo aku bilang,
terlalu berani sekali sehingga bisa jadi setelah mengikuti
badan kita jadi pegel-pegel dan suakit semua. Mau tau rasanya ??

Ya seperti dipijit Allah swt, dari kiri-kanan, depan-belakang. Diambil hikmahnya aja ;-))

Kepanikan jelas saja terjadi, jangankan hanya seorang debu kecil ini. Orang Seperkasa POHON pun, akan merasa panik jika berdesakan dengan ribuan orang, karena ini merupakan ENERGI yang sangat dasyat dapat merobohkan POHON tsb.

HANYA KUASANYA .. kita tetap bisa menjalankan periode apa-apa yang harus kita kerjakan, sebagai bentuk ketahanan MENTAL, SPIRITUAL dan MOTIVASI yang kuat untuk menjalankan IBADAH HAJI ini...

Manusia bukan mesin, yang memiliki SETIR dan REM, ketika hendak NABRAK, direm aja bisa berhenti...
Tapi.. Manusia...
yang ketika NABRAK ya NABRAK aja,
tidak bisa dihentikan.
Tergantung ARUS yang menimpa,
Jika Arusnya kecil tidak jadi masalah.
Kalo pada musim haji ARUS nya sangat BESAR sekali...
karena itu latihan fisik sangat diperlukan dan juga
kesehatan pRima harus dan MUTLAK menjadi BEKAL bagi kita.

Bekal yang lain, SEPATU yang kita pakai harus KUAT.
Kalo gak kuat, akan menyusahkan diri sendiri...
gak papa beli MAHAL yang penting ENJOY

Tidak hanya terjadi didalam Masjid,
melalui jalan menuju ke Apartemenpun demikian.
Jarak tak kurang dari 1 Km kadang harus ditempuh 1 Jam lebih,
Jika suasana tenang mungkin hanya 30 menit saja.

Demikian pula halnya ketika berada di bukit Arafah
Juga pada saat untuk Lempar Jumrah, kita membutuhkan waktu sekitar 3 Jam.
Full Jalan Kaki terus.

Kalo jalan lengang mungkin hanya memakan kurang lebih waktu 1.5 jam.
Latihan Jalan... kalo gak gitu kaki akan njarem semua.
Njarem ?? Ya itung-itung dikasih obat alami ama Gusti Allah,
mudah2an dengan cara itu dapat membersihkan kotoran dan penyakit yang ada pada manusia.

Kalo gak gitu, kaki udah KEMENG banget dan ndak sanggup harus jalan terus sehingga harus harus ada vitamin UNTO (*hehe.... multivitamin berwarna coklat itu beli diapotik sana ukurannya buesar-buesar sehingga temen2 menyebut sebagai vitamine UNTO).

Masih ingat ketika kita Refleksi / Pijat pasti ya kaki kita seperti Disakiti ;-)
ini disakiti secara alami, Waras..sembuh... semua penyakit hilang, Insya Allah atas Ijinnya...
Penyakit hati, suka iri, suka dengki, suka tidak puas, suka mengeluh, suka kecewa, tamak, riak, sombong
diObati Gusti Allah.. Gusti kang Maha Agung...

(be continue)

0 Comments:

Post a Comment

<< Home