Name:
Location: Surabaya, East Java, Indonesia

Smart

Wednesday, January 18, 2006

GPS (Global Positioning System)

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Sehingga tergelitik hati untuk mengirimkan artikel ini untuk temen2...
*artikelnya ada dibawah ini*)

Sebagaimana kita ketahui bahwa kejadian orang terpisah dengan keluarga selama menunaikan ibadah haji, kesasar tidak tahu jalan pulang menuju maktab, merupakan kebingungan yang menjadi salah satu masalah yang hampir selalu mewarnai 'adegan' cobaan bagi jamaah haji.

Kenapa saya katakan 'adegan',
Ibadah Haji, dimana orang seluruh dunia berkumpul (*tentu kita bisa bayangkan*), betapa Mekkah al Mukaromah yang
luasnya tidak sberapa itu BISA menampung orang sedunia. Orang begitu menyemut dan sangat padat sekali...

adegan 1
Kehilangan teman, kehilangan keluarga, suami terpisah dari Istri... merupakan cobaan ruhani tersendiri...
ada kalanya, setelah terpisah.. sang keluarga mencari sampai larut malam, sampai sedih, menangis, membayangkan
kalau terjadi apa-apa dst.. resah, gelisah... sampai putus asa,

tidak ketemu akhirnya pulang... nyampai dipenginapan...Loh..
ternyata yang dicari udah tidur... lalu, salah satu tidak terima
bertengkar....saling menyalahkan...(*kembali akhlaqul kharimah diuji*)

adegan 2
ada yang salah ucap, lalu ketika sedikit bertengkar, lalu ketika menoleh, istri atau suami yang berjalan disebelahnya, tiba-tiba tidak ada. Saling mencari, saling bingung, saling resah... menangis... (*menangisi kesalahannya, telah sedikit bertengkar*)

adegan 3
kadang mungkin orang tidak terasa, salah ucap, "gampang..jalan pulang kan dekat..." namun tiba-tiba, dia kebingungan menentukan arah pulang, mungkin disebabkan karena ada sedikit kesombongan. Harusnya bilang Insya Allah.. saya tahu jalan pulang, gitu kali yach..

dari tiga adegan yang saya ceritakan diatas, mungkin masih banyak lagi 'adegan' yang, dari orang yang melihat, mendengar
ikut mengambil manfaat/hikmah terselubung, lewat adegan-adegan yang mendebarkan..selama beribadah haji...
dan pasti ada itu, untuk itu kuncinya adalah selalu dzikir, tasbih, tahmid, do'a, istiqfar dan selalu mengingat KeMahaBesaran Allah swt...

Untuk itu, baguslah kalau diciptakan alat canggih dengan menggunakan Global Positioning System (GPS)...

Apakah dengan adanya alat canggih yang disebut dengan GPS itu, adegan diatas bisa diminimalisasi ?
Allahualam bissawab, Allah .... Allah memang Maha Besar menjawab itu semua
Skenario Allah swt sangat luar biasa, mari kita berdo'a agar Allah swt selalu memberikan skenario yang terbaik buat kita semua, Amien.....

JEMAAH HAJI AKAN DILENGKAPI DENGAN GELANG MAGNETIK AGAR TIDAK TERSESAT DI TANAH
Jeddah--RRI-Online, Untuk mengatasi banyaknya jemaah haji yang hilang karena tersesat termasuk yang overstay, pemerintah kerajaan Arab Saudi tengah mengusulkan pembuatan gelang magnetik yang bisa memantau keberadaan jemaah haji dengan memanfaatkan teknologi pantauan satelit.

`Kartu dan gelang magnetik tersebut akan didisain untuk jemaah haji yang buta huruf dan akan memudahkan petugas haji untuk mengembalikan mereka ke tempat asal mereka jika mereka hilang,` ujar Diretur Urusan Haji Zakaria Anshar di Jeddah, Kamis (24/11).

Pemerintah Saudi Arabia melakukan ini dengan tujuan untuk memudahkan proses identifikasi terhadap jamaah haji yang hilang karena tersesat selain pembenahan dalam tata aturan yang sudah dipersiapkan oleh negara ini di Mina maupun di Masjidil Haram, Mekah.

Jemaah haji yang sering hilang selama ini karena terpisah dari grupnya dan tak tahu cara kembali ke tempat semula. Dengan cara pemanfaatan teknologi canggih ini diharapkan persoalan tersebut bisa teratasi.

Kartu magnetik itu nantinya bisa dipantau melalui satelit dengan system Global Positioning System (GPS) yang langsung bisa menemukan jemaah yang hilang dalam waktu singkat. `Kontrolnya cukup dalam satu ruangan,` katanya.

Gelang magnetik akan dikeluarkan oleh Kementerian Haji dan hanya diberikan kepada setiap jemaah haji luar negeri.

Dengan gelang itu nantinya setiap jemaah akan terkontrol dan diketahui namanya, asalnya, negaranya, nama pelayanannya selama di Mekah, Madinah dan tempat suci lainnya.

`Kalau ada yang hilang, petugas akan mudah mengenalinya dan mengembalikan ke tempat asalnya, atau ketika terjadi kecelakaan, petugas akan mudah melakukan identifikasi,` ujarnya.

Selain itu, gelang magnetik ini juga tidak hancur apabila kena air atau sabun sewaktu para jamaah mandi dan sebagainya

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

0 Comments:

Post a Comment

<< Home